Enam Keterampilan Hidup Penting Anak-anak Belajar di Preschool

Seorang anak belajar terus menerus. Setiap pengalaman baru menciptakan peluang untuk memperoleh pelajaran hidup. Preschool mengajarkan dan memperkuat keterampilan dalam pengaturan pengasuhan. Dengan berinteraksi satu sama lain dan menerima bimbingan lembut dari para guru, anak-anak prasekolah belajar keterampilan, kualitas, dan nilai yang berharga.

Membuat Keputusan yang Baik

Ketika anak kecil berinteraksi satu sama lain, ada banyak peluang untuk belajar dari pilihan yang dibuat. Ketika mereka bermain dan bekerja bersama dalam suatu aktivitas, mereka dengan cepat menguraikan perilaku mana yang dapat diterima dan mana yang tidak. Mereka dapat menguji batas sambil melihat konsekuensi langsung dari tindakan mereka. Melalui interaksi mereka, mereka belajar, misalnya, bahwa kerja sama dipenuhi dengan persetujuan ketika mendorong atau meraih menyebabkan kehilangan hak istimewa. Dengan memainkan skenario yang berbeda dan mengalami hasil dari pilihan yang berbeda, anak-anak mencari tahu bagaimana membuat keputusan yang baik dalam pengaturan grup yang aman.

Berkomunikasi dengan Baik

Melalui lagu, permainan, dan pelajaran sesuai usia, siswa muda belajar cara berkomunikasi dengan baik. Selain memperoleh keterampilan menulis dasar, mereka berlatih bagaimana berbicara dalam kalimat lengkap, bagaimana meminta secara lisan apa yang mereka inginkan, dan bagaimana menjelaskan sudut pandang mereka. Setiap hari sekolah memberikan peluang baru untuk mengungkapkan ide-ide dan mengekspresikannya kepada teman sebaya dan guru yang sabar. Komunikasi mungkin sederhana pada awalnya, tetapi dengan latihan bahkan anak prasekolah yang paling pendiam akan segera tahu bagaimana berkomunikasi secara efektif satu lawan satu dan dalam kelompok.

Berteman

Keterampilan seumur hidup yang penting ini dapat berkembang di prasekolah. Anak-anak kecil belajar hal-hal penting yang masuk ke dalam membuat pertemanan. Mereka mencari tahu bagaimana menjadi teman yang baik, dan mereka memiliki kesempatan untuk mengalami pertemanan dengan teman sekelas yang mungkin memiliki minat, kemampuan, dan latar belakang yang berbeda.

Membantu Orang Lain

Anak-anak memiliki keinginan alami untuk membantu orang lain. Ketika guru prasekolah dilatih dalam dinamika kelas dan perilaku manusia memandu kecenderungan bawaan ini, seorang anak dapat menampilkan kualitas seperti kasih sayang dan empati. Di kelas, anak-anak didorong untuk saling membantu. Ketika anak prasekolah melihat teman sekelas saling membantu, itu memperkuat keinginan bawaan untuk membantu orang lain.

Berbagi

Pengaturan prasekolah juga sangat membantu berbagi. Aktivitas seperti mewarnai, misalnya, secara alami menciptakan peluang untuk berbagi krayon. Bermain dengan mainan, teka-teki, dan membangun blok juga mengarah pada pelajaran informal tentang bekerja sama dan berbagi, serta kesabaran, bergiliran, dan bekerja sama sebagai tim.

Mengembangkan Percaya Diri

Pengaturan kelas awal menawarkan peluang bagus untuk mencoba hal-hal baru dan, seiring waktu, unggul pada mereka. Proses mencoba sesuatu berulang kali hingga mencapai sukses adalah cara untuk mengembangkan kepercayaan diri. Juga, kegiatan yang memberi anak kesempatan untuk berkontribusi dengan cara yang terlihat dan berarti membangun kepercayaan diri.

Berpartisipasi dalam pertunjukan dan memberi tahu atau melayani sebagai pembantu kelas dapat meningkatkan dan memperkuat rasa percaya diri di setiap anak prasekolah. Sikap yang bisa dilakukan ini yang dikembangkan sejak awal kehidupan akan terbawa ke dalam nilai-nilai primer dan sekunder untuk memberi setiap anak kekuatan internal yang diperlukan untuk merangkul kehidupan dengan penuh percaya diri di setiap tahap.